KOTABARU - Kapolsek Pulau Laut Barat AKP Amir menyatakan pihaknya telah mengantongi identitas 5 orang pelaku kasus penganiayaan terhadap Hendra di salah satu Sekolah Dasar di Desa Semaras ,Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru.
“Atensi dari pimpinan sudah pasti menjadi prioritas. Kemarin saat rapat di Polda juga disampaikan bahwa kasus-kasus yang menjadi tunggakan harus segera diselesaikan. Begitu juga perintah dari Pak Kapolres ke jajaran,” ujar AKP Amir saat diwawancarai, Kamis (23/07/2026).
Dari hasil penyelidikan, keterangan saksi, dan rekaman CCTV di warung sekitar TKP, identitas para pelaku sudah diketahui lengkap dengan foto.
“Ada 5 pelaku yang sudah kita kantongi nama gelarnya dan fotonya. Tapi untuk saat ini tidak kami rilis ke media dulu. Kita masih mendalami keberadaan mereka karena masih simpang siur,” kata Amir.
Kapolsek juga mengungkapkan perkembangan terbaru. Dari hasil pengembangan, para pelaku diduga melarikan diri ke wilayah Sebamban. Dua hari setelah kejadian, salah satu pelaku terlihat di sebuah warung di kawasan Pantai Semisir sambil membawa tas ransel. Pelaku tersebut diketahui berinisial A.
“Informasi ini masih kami dalami. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Tim Buser Polres Kotabaru untuk membackup pengungkapan kasus ini,” ujarnya.
AKP Amir menyebut proses penyelidikan awal sempat mengalami kendala.
“Paginya setelah kejadian kami sudah bergerak mencari informasi. Prosesnya tidak mudah karena minimnya keterangan dari warga di sekitar lokasi,” katanya.
Pihaknya memastikan pengejaran terus dilakukan.
“Intinya kami malu kalau kasus ini tidak terungkap. Ini atensi langsung dari korban yang datang ke Polsek. Makanya kami kejar terus bersama Buser,” pungkasnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa penganiayaan terhadap Hendra, tukang bangunan, terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 WITA di lingkungan salah satu SDN di Kecamatan Pulau Laut Barat.
Berdasarkan hasil olah TKP, kronologi bermula saat 5 orang pelaku datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam jenis parang. Salah satu pelaku kemudian memanggil korban. Saat Hendra mendekat, kelima pelaku langsung membacok korban.
Korban berlari ke depan sekolah sambil berteriak meminta tolong. Namun satu orang pelaku mengejar hingga ke sebuah warung di depan sekolah dan kembali membacok korban di dalam warung tersebut.
“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka sobek di bagian kepala atas dan punggung sebelah kanan. Korban kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Kapolsek. (Red)

0 Komentar